Hidup itu tidak selamanya mudah, juga tidak selamanya sulit. Bersama setiap kesulitan, ada kemudahan.
Dalam pergantian siang dan malam, ada tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi mereka yang berfikir dengan akal sehat. Merupakan sebuah keniscayaan bahwa kehidupan itu berotasi layaknya rotasi bumi. Satu saat, kita tepat berhadapan dengan matahari, yang membuatnya siang. Di saat yang lain, kita membelakanginya, yang membuatnya malam. Dalam hidup, kita dihadapkan dengan kemudahan, kelancaran, dan keberuntungan. Namun putaran roda kehidupan itu memastikan bahwa di saat yang lain, ada juga keadaan yang menuntut kita untuk berfikir lebih keras dan melangkah lebih berani. Di saat seperti ini, peluh dan air mata kerap menyertai derap langkah perjuangan yang pahit. Terkadang di tengah-tengah ketidakpastian itu, yang tersisa hanyalah doa yang disertai kerendahan hati dan harapan yang penuh dengan penyerahan diri. Pada akhirnya, malam yang gelap itupun telah usai, dan matahari pun mulai terbit kembali, menyapa bumi, yang melayaninya dengan sentuhan embun pagi dan nyanyian burung-burung alam yang siap menjemput rizkinya masing-masing.
Pada akhirnya, semua hanyalah tentang cerita yang indah. Kita mungkin tidak menyadarinya, tapi paling tidak, ia akan indah pada waktunya.
Seorang yang berfikir dengan akal sehat akan menyikapi siang dan malam itu dengan lebih bijak, sehingga dalam gelap dan terang, senang maupun duka, cerita indah itu akan tetap terukir penuh makna
-Ahmad munjizun

Komentar
Posting Komentar