Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2024

MEMILIH PEMIMPIN

      Kita harus menyadari bahwa kita tidak harus terlibat langsung dalam politik praktis, tapi kita tidak boleh abai dengan kondisi politik kita, mungkin kita bisa memilih untuk tidak masuk politik, tapi kita tidak bisa memilih bahwa politik itu masuk dalam kehidupan kita, pendidikan, kesehatan, termasuk aman tidaknya kita beraktivitas, semuanya terpengaruh oleh kebijakan di politik yg dikeluarkan pemimpin.       Itulah mengapa kita harus memilih pemimpin yang baik, bukan hanya karena berpengaruh di kehidupan kita di dunia tapi juga karena pilihan kita juga akan dimintai pertanggung jawaban nanti di akhirat ada beberapa cara yg dapat kita lakukan dalam memilih pemimpin pertama, lihat gagasan yg dikeluarkan, apakah gagasan itu berpihak ke rakyat atau justru ke dirinya sendiri atau kelompoknya. kita juga harus melihat koherensi antara masalah yg ingin diselesaikan dengan gagasan dan program kerjanya, dan tak kalah penting apakah gagasan tersebut realistis at...

New perspective

  Tidak bisa dipungkiri, keseruan kampanye pemilu kali ini dirasakan oleh banyak orang, termasuk saya atau     siapapum yang lagi baca ini. Desak Anies , Slepet Imin , debat capres, tagihan videotron, influencer dan  yang menyatakan keberpihakan tanpa dibayar, WAR tiket kampanye akbar, dll. Semuanya SERU! Jadi memori tersendiri dan saya yakin bentuk dan keseruan serupa akan terduplikasi di pemilu-pemilu berikutnya. Jujur, buat saya yang dulu apatis sama perpolitikan Indonesia, saya nggak pernah nyangka proses pemilu bisa semenyenangkan dan sememorable ini. Setelah semua kejadian di atas, kita mungkin punya harapan yang sama: pengin bisa ngerasain pengalaman kayak gini lagi setelah pemungutan suara. proses pemilu yang dilalui bareng sama satu paslon ini akan jadi gambaran bagaimana Indonesia kita kedepannya, meski nggak 100% sama. Dukungan dan kegiatan kampanye yang memanfaatkan uang semata akan melahirkan rakyat yang perhitungan di masa depan.  Ketika mau ada sa...

Nyunnah

Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah,” (HR Bukhari, Muslim). ”Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).”(HR Muslim) MEMANAH, adalah salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari hadits tersebut, terlihat dengan jelas bahwa memanah memiliki kaitan yang sangat erat dengan peradaban Islam. Pada masa Rasulullah dan khulafaur rasyidin, panah dan memanah menjadi sarana penting untuk berperang. Keahlian memanah memberi sumbangsih besar kepada kaum Muslimin dalam memetik kemenangan di berbagai medan perang. Dalam kisah yang lain, kepiawaian memanah diyakini menjadi kunci kemenangan pasukan yang dipimpin Sultan Muhammad Alfatih saat berjuang merebut Konstatinopel pada abad ke-14. Dalam operasi penaklukan itu, pasukan Sultan Muhammad terlebih dahulu berenang mengarungi Selat Bosphorus, kemudian berkuda sembari melepaskan ribuan anak panah untuk mengobrak-abrik pasukan musuh. Akhirnya, kemenangan pun diperoleh. Sejarah Islam menyatakan, Allah SWT mengutus M...