Tidak bisa dipungkiri, keseruan kampanye pemilu kali ini dirasakan oleh banyak orang, termasuk saya atau siapapum yang lagi baca ini.
Desak Anies , Slepet Imin , debat capres, tagihan videotron, influencer dan yang menyatakan keberpihakan tanpa dibayar, WAR tiket kampanye akbar, dll.
Semuanya SERU! Jadi memori tersendiri dan saya yakin bentuk dan keseruan serupa akan terduplikasi di pemilu-pemilu berikutnya.
Jujur, buat saya yang dulu apatis sama perpolitikan Indonesia, saya nggak pernah nyangka proses pemilu bisa semenyenangkan dan sememorable ini.
Setelah semua kejadian di atas, kita mungkin punya harapan yang sama: pengin bisa ngerasain pengalaman kayak gini lagi setelah pemungutan suara.
proses pemilu yang dilalui bareng sama satu paslon ini akan jadi gambaran bagaimana Indonesia kita kedepannya, meski nggak 100% sama.
Dukungan dan kegiatan kampanye yang memanfaatkan uang semata akan melahirkan rakyat yang perhitungan di masa depan.
Ketika mau ada satu buah keputusan, "untungnya buat saya apa?" dan "malas kalau nggak ada duitnya." akan jadi kalimat yang sering kita dengar kedepannya.
Sebaliknya, proses pemilu yang kolaboratif justru akan melahirkan rakyat yang ingin turut berperan di masa depan.
Saat ada satu buah keputusan dan di dalamnya ada kekurangan, kita semua justru akan berpikiran "apa yang bisa saya bantu buat mengatasi kekurangan yang ada?" atau "apa yang bisa saya berikan buat negara?"
Dengan mempercayakan suara kita dan menaruh harapan pada Paslon 01, masa depan seperti tadi, insyaallah akan bisa kita rasakan. Keseruan selama masa kampanye ini juga bisa tetap kita rasakan.
Mungkin terdengar utopis, tapi jika kita bersatu, hal tersebut akan terasa sedikit realistis

Komentar
Posting Komentar