Setiap hari mentari terbit menyapa belahan bumi menjadi sebab kehidupan lalu terbenan di peraduannya di ufuk barat, bukan untuk beristirahat tapi dia terbenam untuk terbit. Untuk apa pergantian malam dan siang yang sempurna ini? Terjadi tanpa tujuan? Jika demikian betapa mubassirnya alam semesta ini dengan ragam kehidupan dan penciptaan didalamnya yang tak terhitung, sia sia belaka solah tidak ada tuhan yang maha berilmu, maha bijak, maha hikmah dalm mencipta, ini mustahil, akal sehat kita tidak bisa menerimanya. “dan kami tidak menciptakan langit dan bumi serta segala yang ada di antanya main main tanpa da tujuan dan maksud”(QS Ad. Dukhan :38)
Apakah hidup kita siang dan malam hanya sebatas makan untuk tumbuh, meraih impian dunia, memiliki anak, lalu menyiapakan anak meraih impian, lantas kita menjadi tua lalu mati berkalang tanah, meninggalkan segala apa yang lelah payah kita kumpulkan, lalu kita terlupakan terkubur oleh waktu? Tak ada lagi kehidupan berikutnya? Aduh betapa singkat dan tak berartinya hidup ini kalau begitu., jika demikian hidup ini untuk apa?, jika setelahnya tak ada lagi kebahagiaan yang patut kita perjuangkan, jik nanti tak ada pertanyaan dan pertanggung jawaban atas detik demi detik yang kita lalui, tidak ada reward, tidak ada ganjaran dan tidak ada hukuman. Tidak ada surga dan tidak ada neraka. Tidak ada keeadilan setelah kematian…lantas untuk apa hidup ini? Untuk apa yang segala ini tercipta? Jika kehidupab setelah krmatian itu tidak ada?, jika manusia yang berakal budi saja mutahil menciptakan segala sesuatu tanpa tujuan, apak mungkin allah yang maha hikmah menciotakan alam semesta ini tanoa tujuan,
Hidup ini agung, kita ada bukan tanpa tujuan, ada nilai yang harus kita perjuangkan “maka apakah kamu mengira bahwa kami mencipatakan kamu main-main ( tanpa ada maksud), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?”(QS al muqminun 115)
Sobat….
Kita semua akan kembali kepada Allah, kelak hanya ada 2 tempat kembali yaitu surga negeri kebahagiaan yang abadi, atau neraka penjara siksa selama-lamanya. Mereka orang- rang yang beriman melihat dan memikirkan penciptaaan alam semesta ini, pastilah buna sia-sia belaka lantas mereka berdoa dari akhir yang buruk(neraka).
Sumber : youtube yufid tv
Komentar
Posting Komentar