Langsung ke konten utama

Postingan

Mendewasa atau sekedar menua

  Sejatinya, tak ada yang perlu dirayakan dengan bertambahnya usia. Apalagi semakin dewasa, rasanya bertambah usia hanya seperti hari-hari biasa. Tapi, mari kita ambil hikmahnya. Jika kecil ulang tahun menjadi momen bersenang, saat besar nampaknya ini jadi momen merenung salah satunya, apakah kita benar-benar mendewasa atau sekedar menua? Sulit juga menjawabnya, sebab tidak benar-benar ada barometer kedewasaan. la bukan seperti heart rate atau pace yang bisa dengan mudah dilihat pada smartwatch. la memang butuh direnungi.. Bagi saya, salah satu tanda dewasa adalah menghargai mereka yang peduli dan peduli hanya pada sesuatu yang berharga. Menghargai mereka yang peduli, sebuah bentuk kesadaran sekaligus pengingat, bahwa kita tidak berjuang sendiri. Ada alasan mengapa kita berjuang, berlelah, dan berkorban. Sebagaimana kehadiran kitapun menjadi alasan bagi mereka. Alhamdulillah, kehangatan ini Allah hadirkan melalui keluarga Peduli pada sesuatu yang berharga, ini adalah kemampuan meng...

Keep trying

Saya selalu percaya bahwa kita di dunia ini punya jatah masing masing mau bagaimanapun kita berusaha kalau itu bukan takdir kita, kita tidak akan mendapatkan itu karena jatah kita bukan di situ, tapi kita harus cari tau bagian kita dimana, dengan cara mencoba, coba segala hal sampai akhirnya kita bertemu yang merupakan bagian dan jatah kita di dunia ini, takdir adalah bagian dari petualangan hidup kita kadang-kadang kita harus mencari dan menjelajahi untuk menemukan jalan yag benar benar milik kita , cobalah segala hal karena dalam setiap percobaan kita bisa menemukan jejak takdir kita dan saat kita menemukan itu kita mungkin akan terkejut tentang apa yang sebenarnya menjadi takdir, bagian dan peran kita di dunia ini.

Merawat semangat

Dari awal saya memang sudah meyadari bahwa ini akan jadi perjalan panjang yang mungkin melelahkan,     dan sadar bahwa akan ada konsekuensi ketika memutuskan memulai semua ini, konsekuensinya yaitu harus mau cape, sakit, pusing, dan sebagainya itulah namanya ujian. seperti halnya ketika mengaku beriman maka pasti ada ujian sebagaimana dalam surat Al-ankabut telah disebutkan. fungsi ujian ini adalah untuk mem filter yg mana yang sungguh-sungguh, dan mana yg sekedar main-main. maka kemampuan untuk merawat semangat seperti pada saat memulai sesuatu sangat dibutuhkan, teringat sebuah nasihat bahwa untuk menjaga api semangat tetap menyala adalah dengan mengingat kembali kenapa api itu kita nyalakan. Dan alasan utama saya dulu ketika memulai adalah karena orang tua dan unutk masa depan yg lebih baik. semoga kita semua selalu diberikan keikhlasan dalam menjalani apapun yaang telah kita mulai

Eksekusi

  Ujung dari Ilmu adalah amalan, Jangan sampai kita tahu ilmunya tapi lupa cara mempraktikannya karena banyak yang tahu caranya tapi belum tentu punnya keberanian untuk mengeksekusi, ada yg tahu jalannya tapi tidak punya kemauan dan keberanian untuk menuju kesana. di dunia ini banyak yg pintar, yg berwawasan tapi tidak punya kemampuan untuk mengubah pengetahuan menjadi aksi nyata, maka disinilah mental dan keberanian yg berbicara beberapa waktu lalu pas pulang kampung di minta untuk membawakan salah satu materi pada pengkaderan dan menjadi steering comite pada mubes, sebuah pengalaman yg luar biasa bisa berbagi ilmu dan juga belajar lebih banyak teentunya. semoga kita semua selalu diberikan kemudahan agar dapat mengamalkan ilmu kita.

memilih rasa sakit

"kemenangan pertama adalah menang terhadap diri sendiri" sikap inilah yg ada pada tokoh hebat dunia, mereka mampu memenangkan pertarungan terhadap dirinya sendiri sebelum memenangkan pertarungan dengan orang lain. menang melawan rasa malas, takut, malu dan sebagainya. Maka disiplin adalah kuncinya untuk melakukan sesuatu harus kita lakukan meskipun kita tidak menyukainya tapi kita lakukan karena sadar bahwa ini penting Sudah hampir 1 tahun kami selalu menyempatkan waktu untuk joging dan berusaha untuk mengurangi komsumsi gula, saya sadar bahwa kalau malas joging dan tidak menjaga makanan maka penyakit akan lebih mudah datang,  memang berat dan sulit tapi saya yakin kesulitan ini akan membawa kemudahan. maka chose your pain sekarang! pain of diciplin or pain of regret semoga kita semua bisa istiqomah dan konsisten dalam kebaikan

Sepenggal Cerita

Tidak terasa Ramadhan sebentaar lagi usai, mungkin banyak yang bergumam dalam hati "perasaan baru kemarin mulai puasa eh sudah mau lebaran aja", sadar atau tidak memang begitu adanya, setiap perjalanan waktu begitu cepat berlalu sehingga segala yang terjadi seakan baru "kemarin",  Di ramadhan tahun ini juga demikian, tinggal menghitung jam maka ramadhan akan melenggang pergi dan hanya menyisakan kenangan. Berbicara masalah kenangan, begitu banyak kenangan bagi say selama ramadhan ini, bukan hanya kenangan indah tapi juga kenangan yang tidak menggembirakan,, banyak target yang tidak tercapai maksimal di bulan ramadhan ini, sedih juga ngingatnya, padahal kalau dipikir-pikir seharusnya targetnya.bisa tercapai semua, tapi memang sifat dasar manusia, ad saja rasa.malas yang tiba tiba hinggap. Target ingin melaksanakan ujian proposal sebelum lebaran harus sirna karena jadwal ujiannya di tunda setelah lebaran, padahal sudah sangat berhrap tapi apa boleh buat Allah belum me...

MEMILIH PEMIMPIN

      Kita harus menyadari bahwa kita tidak harus terlibat langsung dalam politik praktis, tapi kita tidak boleh abai dengan kondisi politik kita, mungkin kita bisa memilih untuk tidak masuk politik, tapi kita tidak bisa memilih bahwa politik itu masuk dalam kehidupan kita, pendidikan, kesehatan, termasuk aman tidaknya kita beraktivitas, semuanya terpengaruh oleh kebijakan di politik yg dikeluarkan pemimpin.       Itulah mengapa kita harus memilih pemimpin yang baik, bukan hanya karena berpengaruh di kehidupan kita di dunia tapi juga karena pilihan kita juga akan dimintai pertanggung jawaban nanti di akhirat ada beberapa cara yg dapat kita lakukan dalam memilih pemimpin pertama, lihat gagasan yg dikeluarkan, apakah gagasan itu berpihak ke rakyat atau justru ke dirinya sendiri atau kelompoknya. kita juga harus melihat koherensi antara masalah yg ingin diselesaikan dengan gagasan dan program kerjanya, dan tak kalah penting apakah gagasan tersebut realistis at...

New perspective

  Tidak bisa dipungkiri, keseruan kampanye pemilu kali ini dirasakan oleh banyak orang, termasuk saya atau     siapapum yang lagi baca ini. Desak Anies , Slepet Imin , debat capres, tagihan videotron, influencer dan  yang menyatakan keberpihakan tanpa dibayar, WAR tiket kampanye akbar, dll. Semuanya SERU! Jadi memori tersendiri dan saya yakin bentuk dan keseruan serupa akan terduplikasi di pemilu-pemilu berikutnya. Jujur, buat saya yang dulu apatis sama perpolitikan Indonesia, saya nggak pernah nyangka proses pemilu bisa semenyenangkan dan sememorable ini. Setelah semua kejadian di atas, kita mungkin punya harapan yang sama: pengin bisa ngerasain pengalaman kayak gini lagi setelah pemungutan suara. proses pemilu yang dilalui bareng sama satu paslon ini akan jadi gambaran bagaimana Indonesia kita kedepannya, meski nggak 100% sama. Dukungan dan kegiatan kampanye yang memanfaatkan uang semata akan melahirkan rakyat yang perhitungan di masa depan.  Ketika mau ada sa...

Nyunnah

Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah,” (HR Bukhari, Muslim). ”Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).”(HR Muslim) MEMANAH, adalah salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari hadits tersebut, terlihat dengan jelas bahwa memanah memiliki kaitan yang sangat erat dengan peradaban Islam. Pada masa Rasulullah dan khulafaur rasyidin, panah dan memanah menjadi sarana penting untuk berperang. Keahlian memanah memberi sumbangsih besar kepada kaum Muslimin dalam memetik kemenangan di berbagai medan perang. Dalam kisah yang lain, kepiawaian memanah diyakini menjadi kunci kemenangan pasukan yang dipimpin Sultan Muhammad Alfatih saat berjuang merebut Konstatinopel pada abad ke-14. Dalam operasi penaklukan itu, pasukan Sultan Muhammad terlebih dahulu berenang mengarungi Selat Bosphorus, kemudian berkuda sembari melepaskan ribuan anak panah untuk mengobrak-abrik pasukan musuh. Akhirnya, kemenangan pun diperoleh. Sejarah Islam menyatakan, Allah SWT mengutus M...
  Hidup melelahkan, jika kita memaknainya sebagai arena perlombaan. Menganggap orang lain lawan yang harus dikalahkan, namun pada hakikatnya kita hanya perlu menang atas diri kita sendiri. Tak perlu menjatuhkan siapapun.

Memulai mengakhiri

  saya tidak tau apakah akan berhasil, tapi selama raga masih mampu, selama orang tua mengizinkan, dan selama Allah masih memberi jalan, akan selalu saya usahakan BISMILLAH

ESKAPISME

 
Hidup itu tidak selamanya mudah, juga tidak selamanya sulit. Bersama setiap kesulitan, ada kemudahan.  Dalam pergantian siang dan malam, ada tanda-tanda (kekuasaan-Nya) bagi mereka yang berfikir dengan akal sehat. Merupakan sebuah keniscayaan bahwa kehidupan itu berotasi layaknya rotasi bumi. Satu saat, kita tepat berhadapan dengan matahari, yang membuatnya siang. Di saat yang lain, kita membelakanginya, yang membuatnya malam. Dalam hidup, kita dihadapkan dengan kemudahan, kelancaran, dan keberuntungan. Namun putaran roda kehidupan itu memastikan bahwa di saat yang lain, ada juga keadaan yang menuntut kita untuk berfikir lebih keras dan melangkah lebih berani. Di saat seperti ini, peluh dan air mata kerap menyertai derap langkah perjuangan yang pahit. Terkadang di tengah-tengah ketidakpastian itu, yang tersisa hanyalah doa yang disertai kerendahan hati dan harapan yang penuh dengan penyerahan diri. Pada akhirnya, malam yang gelap itupun telah usai, dan matahari pun mulai terbit kem...
  pada akhirnya segala sesuatu balik lagi kepada kita sebagai subjek utama sebaik apapun wadah tidak akan membut kita tumbuh jika kita tidak menjadi benih yang baik dan gigih untuk tumbuh pula
 Pada akhirnya manusia akan, melambat dan pelupa. Saya tidak takut menjadi tua, yang saya takutkan ketika masa muda kita sibuk merusak diri, menyakiti tubuh hingga merugikan diri, masa muda yang dihabiskan hanya untuk masalah duniawi, saya takut ketika menjadi tua, saya mati tidak membawa apa-apa.

Melanjutkan perjuangan

  Setelah beberapa hari di kampung halaman, kini saatnya untuk kembali ke perantauan untuk melanjutkan perjuang yang telah di mulai dahulu,entah kenapa terasa berat sekali meninggalkan kampung halaman, mungkin karena harus kembali jauh dari orang tua. hidup di perantauan dan jauh dari orang tua tidaklah mudah ketika jatuh harus bisa bangkit sendiri ketika lemah harus berpira2 tangguh ketika sakit mengaku baik baik saja tapi apa boleh buat perjuangan ini harus di tuntaskan. semangat💪🏾💪🏾💪🏾 just starting is not enough, we have to finish what we start. and the most importantly, in order to do that, we have to go through the process

Setidaknya kita tidak diam

  menjeritlah !! hingga mereka sadar bahwa mereka telah merampok warna-warni demokrasi di negeri ini. Berteriaklah !! sampai mereka tau bahwa bahwa kebebasan tidak dapat di ambil dan di berikan, sebab ia adalah hak setiap setiap rakyat. Hari ini rabu 5 april 2023. Organda Se UMI melakukan aksi di depan gedung dprd sulsel, sebagai bentuk kekecewaan dan penolakan terhadap disahkannya UU Cipta kerja yang didalamnya terdapat pasal-pasal yang berpeluang menghancurkan kesejahtraan buruh/pekerja, pembuatan uu ciptakerja ini menunjukkan bahwa pemerintah membut UU tidak untuk mensejahtrakan rakyat indonesia, akan tetapi untuk mensejahtrakan segelintir ologarki yang akan menggerogoti negeri ini. Meskipun aksi ini tidak di sambut baik oleh anggota dprd sulsel, tapi sekali lagi -SETIDAKNYA KITA TIDAK TINGGAL DIAM-.

Maaf untuk kamu yang belum kutemui

 Aku tak pernah tau, siapa yang menanti daku disana, Apakah kamu perempuan di pelupuk jingga, Ataukah kau perempuan di bawah payung dalam deru angin dan hujan, Mungkin kau yang disana, yang diam-diam bercerita pada bulan Izinkan aku hanya berucap maaf, Untuk kalian yang bahkan akupun tak tahu siapa, Maaf karena mungkin lelah menanti, Atau telah penat menunggu, Aku bukan lelaki yang tak berani segera memberi pasti Namun arah angin tak terkira kemana Membawa begitu saja layar-layar kapal di lautan tapi jika engkau masih setia menanti, Bukankah kita masih punya tempat yang sama untuk berbagi ? arah yang sama untuk menghadap ? Disana, diujung sajadah-sajadah kita, Bercerita pada pemilik jiwa. Allahu Rabbi, La ilaaha illa anta. -dmultiqalbi

Sepenggal kisah

 Tidak terasa Tahun 2022 sebentaar lagi usai, mungkin banyak yang bergumam dalam hati "perasaan baru kemarin tahun tahun baru eh udah mau tahun baru lagi aja", sadar atau tidak memang begitu adanya, setiap perjalanan waktu begitu cepat berlalu sehingga segala yang terjadi seakan baru "kemarin", Tahun ini juga demikian,, tinggal menghitung hari maka tahun ini akan melenggang pergi dan hanya menyisakan kenangan. Berbicara masalah kenangan,. begitu banyak kenangan bagi penulis selama tahun ini, bukan hanya kenangan indah tapi juga kenangan yang tidak menggembirakan,, banyak target yang tidak tercapai maksimal di tahun ini, sedih juga ngingatnya, padahal kalau dipikir-pikir seharusnya targetnya bisa tercapai semua, tapi memang sifat dasar manusia, ada saja rasa malas yang tiba-tiba hinggap. tapi sedikit terobati dengan banyaknya kenangan terukir selama tahun ini. Tahun ini masih berkesempatan untuk melakukan perjalanan ke berbagai tempat baru, yang tentu saja perjalana...

Berdamai dengan masa lalu

  Tentu kita memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan , yang kadang menghantui dan kemudian menghalangi kita untuk maju, tapi sejatinya tenggelam dalam masa lalu adalah tindakan yang perlu bahkan harus kita hentikan,   yang harus kita lakukan adalah bukan melupakan tapi justru berdamai dan memafkan masa lalu kita, memang memaafkannya tidak mengubah apapun, tapi memaafkan akan mengindahkan masa depan dan menceriakan hari ini. Dr, aid al-qarni dalam bukunya La Tahzan menyebutkan “ orang- orang yang disibukkan dengan kekhawatirannya dengan masa lalu laksana mengabaikan istana-istana yang indah di depan dengan sibuk meratapi puing-puing yang telah lalu” Masa lalu sebaiknya kita jadikan bahan bakar dalam diri untuk meyalakan motivasi dan mengahasilkan semangat yang membara   untuk mengejar hari esok yang lebih baik. Ada ungkapan yang mengatakan “eksperience   is the best teacher”   hal ini berlaku dengan catatan kita harus mengambil hikmah dari pengalaman at...